Pelantikan Tiga Pejabat Pengawas di Lingkungan Badan Litbang ESDM

Diposting : Selasa, 24 Oktober 2017 16:53  


Menteri ESDM, Ignasiun Jonan melantik tiga pejabat pengawas Badan Litbang di lingkungan Kementerian ESDM di Jakarta (23/10). Pada kesempatan ini ada 23 Pejabat Struktural Kementerian ESDM yang dilantik, terdiri dari tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, tujuh Pejabat Administrator dan 13 Pejabat Pengawas.

Pejabat Pengawas di Badan Litbang ESDM yang baru adalah:

NO

PEJABAT YANG DILANTIK

JABATAN LAMA

JABATAN BARU

1.

Julia Siti Rachmani, S.H., M.H.

Perancang Peraturan Perundang-undangan Pertama  pada Sekretariat Badan Litbang ESDM

Kepala Subbagian Pengelolaan Barang Milik Negara pada Sekretariat Badan Litbang ESDM

2.

Herbert Wibert Victor Hasudungan, M.S.E., Ph.D.

Analis Ketahanan Energi pada Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional

Kepala Subbidang Analisis dan Evaluasi pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan, Energi Terbarukan dan Konservasi Energi.

3.

Evi Sofriyanti, S.Si., M.T.

Penyusun Rencana dan Laporan pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral

Kepala Subbidang Sarana Penelitian dan Pengembangan pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara

 

Jonan menjelaskan mekanisme pemilihan pejabat struktural di Kementerian ESDM diupayakan obyektif, untuk menjaga dari subyektifitas pimpinan. Bila ada jabatan kosong, setiap unit eselon I wajib mengusulkan minimal lima orang yang dianggap mampu bekerja dengan baik dan berintegritas. Assesment dikirim ke lembaga assesment indepenpenden. Hasil laporan assessment bersifat tertutup dan langsung diserahkan kepada Menteri ESDM yang cenderung dipilih nomor (peringkat) satu.

“Assesment ini untuk menilai, apakah Saudara mampu untuk dipromosikan,” lanjut Jonan.

Jonan menerangkan, proses assessment semacam ini sudah dilakukan sejak dirinya menjabat Dirut PT KAI. Assesment dilakukan setiap enam bulan sekali. Kalau assessment dahulu kurang sehat, diberi kesempatan lagi, mungkin hasilnya lebih baik.

Jonan berpesan pemerintahan ini tinggal dua tahun dan akan berakhir tahun 2019. Para pejabat diminta untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan fokus bekerja,  agar output di Kementerian ESDM menjadi lebih baik. 

Saat ini ada beberapa jabatan yang kosong yakni Kepala Badan Geologi, Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam dan Kepala Pusat Survei Geologi. Tidak lama lagi Sekretaris Jenderal KESDM dan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara juga memasuki purna bakti. Seleksi pejabat eselon I hampir selesai sedangkan jabatan Kepala PSG dan Puslitbangtek Mineral dan Batubara akan dilakukan melalui mekanisme lelang jabatan. (ER)