Pupuk Majemuk Lengkap (PML)

Diposting : Rabu, 30 November 2011 07:47  


Dalam rangka menunjang program pemerintah tentang ketahanan pangan, telah dilakukan pengembangan pupuk majemuk dengan bahan baku berbasis mineral yakni mineral fosfat (sumber unsur P, Ca), mineral dolomit (sumber unsur Mg, Ca) dan mineral leusit dan/atau felspar (sumber unsur K). Batuan fosfat dan dolomit dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan pupuk majemuk. Pilot plant PML berada di sentra pengolahan dan pemanfaatan mineral Puslitbang tekMIRA yang berlokasi di Cipatat, Jawa Barat.

 

Pembuatan pupuk majemuk dengan skala pilot, menggunakan bahan baku fospat dengan kadar P2O5 21- 24 %, dan dolomit dengan kadar MgO 19 % serta asam sulfat teknis dengan kadar H2SO4 96 %. Proses pembuatan majemuk ini masih semi kontinu. Kapasitas produksi optimal yang bisa dicapai dalam percobaan ini adalah 900 kg/hari (kandungan P2O5 sekitar 10% ) dengan 2 kali proses setiap hari. Hal ini masih di bawah target 1 ton/hari karena masih ada kendala-kendala teknis pada mixer, bucket, gen-set dan terbatasnya ruang peranginan. Jumlah pupuk yang dihasilkan selama percobaan adalah 2 ton. Produk pupuk majemuk ini secara umum sudah memenuhi persyaratan pupuk menurut Kementerian Pertanian karena kandungan P2O5 sekitar 10% (N + P +K = 30%) dan bisa digunakan untuk tanaman sayuran.