Puslitbangtek Mineral dan Batubara

Pusat  Penelitian  dan Pengembangan Teknologi  Mineral  dan Batubara mempunyai tugas melaksanakan penelitian, pengembangan, perekayasaan teknologi, pengkajian dan survei serta pelayanan jasa di bidang mineral dan batubara.

Pusat  Penelitian  dan Pengembangan  Teknologi  Mineral  dan Batubara terdiri atas:

a.  Bagian Tata Usaha;

b.  Bidang Program;

c.  Bidang Penyelenggaraan dan Sarana Penelitian dan Pengembangan;

d.  Bidang Afiliasi dan Informasi; dan

e.  Kelompok Jabatan Fungsional.

 

Alamat Situs : http://www.tekmira.esdm.go.id

 

 

 

 

 

 

Sejarah TEKMIRA

 

tekMira awalnya merupakan bagian di bawah Balai Penyelidikan Mineral, Pusat Jawatan GeologiBalai ini didirikan berdasarkan kebijakan Pemerintah yang menyatakan bahwa bahan tambang agar dijadikan bahan baku untuk perindustrian, perdagangan dan perekonomian.

Kronologis :

1. Balai Penyelidikan Mineral (1956)

2. Balai Penelitian Benefisiasi dan Pengolahan Mineral (1959)

3. Balai Pengolahan Bahan Galian (1963)

4. Balai Penelitian Tambang dan Pengolahan Bahan Galian (1965)

5. Dinas Penelitian Pengolahan Bahan Galian (1968)

6. Balai Penelitian Tambang dan Pengolahan Bahan Galian (1974)

7. Pusat Pengembangan Teknologi Mineral (1976)

8. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral (1992)

9. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara (2001) sampai sekarang.

 

 

  • Tahun 1956, Balai Penyelidikan Mineral berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perekonomian   No. 11.779 a/m Tahun 1956, berada di bawah Pusat Djawatan Geologi kementerian Perekonomian dan Ir. Hambali Gandasapoetra ditunjuk sebagai Kepala Balai Penyelidikan Mineral
  • Tahun 1959, Balai Penelitian Benefisiasi dan Pengolahan Mineral (Mineral Beneficiation and Processing Research Laboratory) didirikan sebagai pemisahan dari Balai Penyelidikan Mineral dan Ir. C. Situmorang diangkat sebagai Kepala Balai Penelitian Benefisiasi dan Pengolahan Mineral.
  • Tahun 1963 terbit SK Menteri No. 35/M/Perdatam/1963. Pimpinan Balai dipegang oleh Ir. SL. Tobing. Pada tahun 1963 institusi ini berubah menjadi Balai Pengolahan Bahan Galian atau disebut juga sebagai Metallurgy Research Center.
  • Pada tahun 1965 terjadi penyempurnaan organisasi menjadi Balai Penelitian Tambang dan Pengolahan Bahan Galian (BPTPBG) atau disebut juga Mining and Metallurgy Research Centre (MMRC). BPTPBG yang semula berada di Jl. Diponegoro 57 Bandung, dipindahkan ke Jl. Raya Barat (sekarang Jl. Jend. Sudirman 623 Bandung).
  • Tahun 1968 terjadi perubahan organisasi di lingkungan Departemen Pertambangan. Balai Penelitian Tambang dan Penelitian Bahan Galian kemudian berubah nama menjadi Dinas Penelitian Pengolahan Bahan Galian. Susunan organisasi Dinas Penelitian Pengolahan Bahan Galian berdasarkan Keputusan Menteri Pertambangan No.226/Kpts/M/Pertamb/68 tanggal 3 Agustus 1968. Fungsi balai direncanakan menjadi lebih luas, yaitu meliputi penelitian di bidang tambang dan metalurgi.
  • Tahun 1974 terbentuk Balai Penelitian tambang dan Bahan Galian di bawah Direktorat Jenderal Pertambangan Umum departemen Pertambangan berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 26 Tahun 1974 tanggal 26 Agustus
  • Tahun 1976, Departemen Pertambangan dan Energi melakukan reorganisasi. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertambangan No. 548 tahun 1976, Balai Pengolahan Tambang dan Bahan Galian digabung dengan Akademi Geologi dan Pertambangan membentuk Pusat Pengembangan Teknologi Mineral (PPTM), yang berada di bawah Direktorat Jenderal Pertambangan Umum.
  • Tahun 1992 terjadi perubahan organisasi. PPTM berganti nama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral.
  • Tahun 2001 Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral Batubara atau disebut juga tekMira

 

 

 

 

 

Ir. Hambali Gandasaputra

Kepala Balai Penyelidik Mineral(1957-1958).

 

Ir. C. Situmorang

Kepala balai penelitianBenefiasi dan

Pengolahan Mineral. (1958-1963)

Ir. S.L Tobing

Kepala Balai Penelitian dan Tambang

danPengelolahan Bahan Galian (1963-1977)

Ir. Bambang Sulasmoro

Kepala Pengembangan Teknologi Mineral

(1977-1989)

Dr. Ir. Ukar W. Sulistijo

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan

Teknologi Mineral (1989-1995)

Ir. Supriatna Suhala

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan

Teknologi Mineral (1995 - 1997)

DR.Irwan Bahar

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan

Teknologi Mineral (1997 - 1998)

Nursaleh Adiwinata, M.Sc

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan

Teknologi Mineral (1998 - 2001)

DR.M.Lobo Balia, M.Sc

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan

Teknologi Mineral dan Batubara (2001 - 2006)

 

 

Visi dan Misi TEKMIRA

 

"Menjadi Pusat Litbang yang Terdepan, Unggul, dan Terpercaya dalam pemanfaatan mineral dan batubara."

 

Untuk mewujudkan visi tersebut, Puslitbang tekMIRA memiliki empat misi utama, yaitu :

  1. Melakukan penelitian dan pengembangan, perekayasaan dan rancang bangun di bidang teknologi pengolahan dan pemanfaatan mineral dan batubara yang up to date, efektif, efisien, dan berwawasan lingkungan;
  2. Melakukan penelitian dan pengembangan, perekayasaan dan rancang bangun di bidang teknologi pengolahan dan pemanfaatan mineral dan batubara yang sesuai dengan kaidah good mining practices;
  3. Melaksanakan pengkajian tekno ekonomi dan kebijakan mineral dan batubara terkini;
  4. Melaksanakan pengelolaan keuangan, sumber daya manusia, sarana prasarana, program, kerjasama dan sistem informasi yang sesuai dengan kaidah kepemerintahan/kelembagaan yang baik (good governance).

 

Tugas dan Fungsi TekMIRA

 

Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara mempunyai tugas melaksanakan penelitian, pengembangan, perekayasaan teknologi, pengkajian dan survei serta pelayanan jasa di bidang mineral dan batubara.

 

Dalam melaksanakan tugas Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara, menyelenggarakan fungsi:

  1. Penyiapan penyusunan kebijakan teknis, rencana dan program penelitian, pengembangan dan perekayasaan teknologi, pengkajian dan survei di bidang mineral dan batubara;
  2. Pelaksanaan dan pelayanan jasa penelitian, pengembangan, perekayasaan teknologi, pengkajian dan survei, serta pengelolaan pengetahuan dan inovasi di bidang mineral dan batubara;
  3. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan penelitian, pengembangan, dan perekayasaan teknologi, pengkajian dan survei di bidang mineral dan batubara; dan
  4. Pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara.

 

 

Struktur Organisasi TekMIRA