Arsip Berita



BLU Badan Litbang ESDM dan PT Inalum  Kerja Sama Penelitian Coal Tar Pitch (CTP)
Sebagai upaya hilirisasi sektor pertambangan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, BLU di Badan Litbang ESDM dan PT Inalum akan segera menindaklanjuti nota kesepahaman yang ditandatangani Kepala Badan Litbang ESDM dengan Direktur Utama PT Inalum di The Dharmawangsa, Jakarta (1/2).

Badan Layanan Umum (BLU) Puslitbang Tekmira dan BLU Puslitbangtek KEBTKE. Puslitbang Tekmira tengah menyusun perjanjian kerja sama penelitian dan pengembangan bidang mineral, batubara dan energi. 

Kepala Badan Litbang ESDM menjelaskan, “PT Inalum dan BLU Puslitbang Tekmira berkolaborasi dalam penelitian dan pengembangan pembuatan Coal Tar Pitch dari ter hasil gasifikasi batubara, sedangkan. BLU Puslitbangtek KEBTKE akan memberikan dukungan teknis terhadap penyediaan energi”. 

Coal Tar Pitch (CTP) adalah residu hasil distilasi tar, sebagai produk samping dari proses pirolisis seperti proses pembuatan kokas dan gasifikasi. Kombinasi sifat kelengketan dan kadar karbon tinggi, membuatnya sangat ideal sebagai material perekat pada pembuatan anoda (elektroda penghantar listrik). 

Ketersediaan CTP di Indonesia sangat bergantung pada pertumbuhan industri baja, karena CTP merupakan produk samping pembuatan kokas (metallurgical coke) yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan baja pada peleburan baja.

Beberapa tahun terakhir harga CTP dunia melonjak karena produsen kokas di Tiongkok mengurangi produksi kokas. Walau Indonesia adalah salah satu eksportir batubara terbesar di dunia, namun mayoritas batubaranya tipe non cooking yang tidak dapat diolah menjadi kokas metalurgi. 

Tanpa industri pembuatan kokas metalurgi, maka tidak ada produksi tar sebagai bahan dasar CTP. Di sisi lain kebutuhan CTP dalam negeri terus meningkat dan fluktuasi nilai tukar rupiah telah menekan pertumbuhan industri aluminium Indonesia. Indonesia membutuhkan bahan baku alternatif dalam pembuatan CTP selain dari pembuatan kokas.

PT Inalum juga berupaya mendapatkan tambahan energi listrik dari sumber energi baru terbarukan. Diharapkan dengan kerja sama antara BLU Puslitbangtek KEBTKE dan PT Inalum akan mendapatkan kajian pasokan listrik secara efisien dan ramah lingkungan. (ER)
Hak Cipta © 2017 Badan Litbang ESDM
Badan Litbang ESDM
Jl.Ciledug Raya Kav.109 - Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan 12230 Indonesia
Telp. +62 (021) 72798311 Fax. +62 (021) 72798202