Arsip Berita



Transformasi Badan Litbang ESDM Menjadi Earning Center

Jakarta – “Melalui kemandirian dan keleluasaan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU) maka Puslitbang di lingkungan Badan Litbang ESDM akan dapat melaksanakan kegiatan dan menghasilkan produk dan jasa litbang sebagai jawaban teknologi yang dibutuhkan oleh sektor ESDM untuk meningkatkan rasio elektrifikasi nasional dan mewujudkan energi berkeadilan di seluruh wilayah NKRI,” demikian disampaikan Sekretaris Badan Litbang ESDM, Sujatmiko dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Pansus RUU dan Panitia Antar Kementerian/Lembaga (PAK) RUU Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sisnas Iptek) pada 23 Januari 2018 di Gedung Nusantara I, Banggar DPR RI, Jakarta.

Sebagaimana telah diketahui bahwa empat Puslitbang di lingkungan Badan Litbang ESDM (link berita sebelumnya) telah bertransformasi dari institusi yang tadinya cost centre menjadi lebih mandiri dalam mengupayakan pendapatan untuk pendanaan litbang (earning centre) melalui PPK-BLU. Pencanangan PPK-BLU ini merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri ESDM, Ignasius Jonan dalam berbagai kesempatan pengarahan kepada pegawai di lingkungan Badan Litbang ESDM.

Transformasi yang dilakukan oleh Badan Litbang ESDM ini mendapat banyak dukungan anggota Pansus. Hari Poernomo dari Fraksi Gerindra mengatakan “Upaya yang sudah dilakukan Kementerian ESDM melalui Badan Litbang ESDM untuk shifting dari cost centre menjadi earning centre sudah tepat sekali.“


Anggota Tim PAK dalam RDP dengan Pansus RUU di Banggar DPR RI

Sisnas Iptek merupakan inisiatif Pemerintah Pusat dan Daerah dalam meningkatkan penerapan hasil litbang untuk kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Penerapan tersebut dapat berupa difusi iptek, alih teknologi, intermediasi teknologi, dan komersialisasi teknologi. Pembahasan RUU ini diawali dengan penyusunan naskah akademik RUU tentang Sistem Inovasi Nasional (SINas) pada tahun  2011 dan uji publik atas naskah akademik RUU SINas pada 2012. Hasilnya adalah mengubah UU 18/2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Berdasarkan hasil tersebut, pada tahun 2013-2014 dilakukan penyusunan dan penyempurnaan naskah akademik RUU Perubahan UU 18/2002, penyusunan draft RUU Perubahan, pengusulan RUU Perubahan dalam long list Program Legislasi Nasional (Prolegnas) RUU Tahun 2015-2019, dan permohonan ke K/L untuk anggota Tim PAK. Adapun anggota tim terdiri atas Kementerian Ristek Dikti, Kementerian LHK, Kementerian ESDM, LIPI, BPPT, LAPAN, BATAN, dan BAPETEN.

Selanjutnya di tahun 2015, RUU Perubahan ini telah ditetapkan dalam long list Prolegnas RUU Tahun 2015-2019 (nomor 92) dan diikuti dengan penyelarasan naskah akademik dengan K/L di Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN). Pembahasan draft RUU Perubahan dengan Tim PAK terus dilakukan hingga ditetapkannya RUU Perubahan ini dalam Prolegnas RUU Prioritas 2016 (selanjutnya diagendakan dalam Prolegnas RUU Prioritas tahun 2017 atas luncuran tahun 2016) dan disepakati menjadi penggantian (RUU baru).         

Transformasi melalui PPK BLU ini merupakan keseriusan Badan Litbang dalam mendukung penerbitan RUU Sisnas Iptek melalui intermediasi teknologi dan komersialisasi teknologi. Intermediasi teknologi merupakan upaya untuk menjembatani proses terjadinya inovasi antara inventor dengan calon pengguna teknologi. Intermediasi dan komersialisasi teknologi dapat dilakukan melalui inkubasi teknologi, temu bisnis teknologi, kemitraan, promosi hasil invensi, dan pengembangan kawasan iptek. (AR) 

Hak Cipta © 2017 Badan Litbang ESDM
Badan Litbang ESDM
Jl.Ciledug Raya Kav.109 - Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan 12230 Indonesia
Telp. +62 (021) 72798311 Fax. +62 (021) 72798202