Litbang Inovatif

Gemuk Super Ramah Lingkungan (2013)

Diposting : Senin, 14 Januari 2013 04:00  


Umumnya Gemuk lumas yang beredar di pasaran diproduksi dari bahan dasar minyak mineral atau bahan sintetis dengan penambahan aditif yang masih mengandung logam berat, chlorin, dan nitrit. Bahan dasar tersebut tingkat biodegradasinya rendah, toksik, karsinogenik, dan sumbernya tidak terbarukan. Inovasi ini menghasilkan gemuk lumas ramah lingkungan berbahan dasar minyak jarak (Ricinus

Selengkapnya

Detektif Migas Bersenapan Angin (2013)

Diposting : Senin, 14 Januari 2013 04:00  


Tahapan dasar untuk dapat mendeteksi potensi migas dan batubara di suatu tempat diperlukan pencitraan struktur batuan bawah permukaan. Pencitraan ini dilakukan dengan membangkitkan dan mengirimkan gelombang seismik ke lapisan-lapisan bawah permukaan tanah. Pantulan gelombang seismik itu yang dipakai untuk merekonstruksi struktur citra. Hal ini ditunjukkan oleh irisan vertikal data seismik.

Selengkapnya

Oplosan Menuju Yang Terbarukan (2013)

Diposting : Senin, 14 Januari 2013 04:00  


Karya inovasi ini adalah teknik pembakaran bertubulensi tinggi yang menggunakan bahan bakar co-firing tepung batubara dan serbuk gergaji. Penggunaan bahan bakar co-firing ini menghasilkan efisiensi energi yang cukup tinggi sebesar 56-69%, hampir setara dengan efisiensi penggunaan Bahan Bakar Gas (BBG) sebesar sekitar 65%. Dengan memanfaatkan limbah serbuk gergaji yang murah dan terbarukan,

Selengkapnya

Paling Murah Gas Buatan Sendiri (2013)

Diposting : Senin, 14 Januari 2013 04:00  


Masyarakat dan industri menginginkan energi yang murah, praktis, efisien dan bersih. Gas dari gasifikasi batubara (dan biomassa) dapat memenuhi keinginan tersebut, dengan biaya lebih murah dari berbagai sumber energi lainnya. Gasifikasi batubara lebih cocok digunakan pada industri dengan kebutuhan energi tidak terlalu besar, seperti pada kebutuhan pengeringan produk-produk pertanian.

Selengkapnya

Batubara Indonesia sebagai Bahan Baku Pembuatan Karbon Aktif (2012)

Diposting : Senin, 14 Januari 2013 10:29  


Indonesia mengekspor karbon aktif, tapi di sisi lain mengimpornya dalam jumlah yang hampir sama. Hal ini merupakan peluang usaha yang cukup besar. Karbon aktif dari tempurung kelapa memiliki struktur pori jenis mikro, sedangkan yang dari batubara memiliki struktur pori jenis makro yang memiliki daya serap cukup baik untuk zat atau senyawa dengan bobot molekul besar. Perbedaan sifat ini

Selengkapnya

Sekuen Molekul Asam Amino Peptida Bersifat Surfaktan Anionik: Inovasi Bioteknologi Protein untuk Peningkatan Perolehan Reservoar Minyak (2012)

Diposting : Senin, 14 Januari 2013 09:59  


Surfaktan umum digunakan pada pengeboran minyak bumi untuk meluruhkan minyak bumi dengan air, menyerupai sabun, dan ketika di permukaan, minyak bumi kembali dipisah dari air. Teknologi nano menghasilkan surfaktan peptida yang bisa diatur sifat luruhnya menjadi non aktif sehingga pemisahan minyak dari air menjadi lebih mudah. SUPEL, SUrfaktan PEptida LEMIGAS yang dikembangkan memiliki sifat daya

Selengkapnya