Mineral & Batu Bara



Karbon Aktif

Pembuatan karbon aktif telah dilakukan dalam skala laboratorium sejak tahun 1990 yang menghasilkan karbon aktif dengan bilangan iodine 1060 mg/g. Pada tahun 2006 ditingkatkan ke skala bench dan dilanjutkan ke skala pilot pada tahun 2007 yang memiliki kapasitas 35  50 kg/jam atau 1 ton/hari. Pembuatan karbon aktif berada di Sentra Pengolahan Batubara Puslitbang tekMIRA di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat.

Optimalisasi pembuatan karbon aktif berbahan bakar batubara melalui proses karbonisasi yang dilakukan pada temperatur 500 600 dan proses aktivasi pada temperatur ± 900. Hasil dari kegiatan tersebut ternyata tungku siklon berbahan bakar batubara dapat digunakan untuk proses aktivasi karbon aktif pada temperatur 900°C.

Proses karbonisasi dengan menggunakan tungku siklon menghasilkan kondisi stabil pada temperatur 500-600°C, dengan kadar zat terbang berkisar antara 7-14%. Distribusi uap air sepanjang ruang kiln telah menghasilkan karbon aktif dengan kualitas yang lebih baik, yaitu spesifikasi yang sesuai dengan kualitas standar menurut Standar Industri Indonesia.

Telah tersedia boiler berkapasitas 300 kg/jam yang terpasang secara terpadu dengan rotary kiln, dan akan digunakan dengan pemanfaatan gas buang sebagai bahan bakar boiler. Karbon aktif hasil percobaan telah dapat digunakan untuk penjernihan air di sektor perikanan dan tekMIRA bekerja sama dalam pemanfaatan karbon aktif dengan Balai Pembenihan dan Pembibitan Ikan Air Laut dan Payau di daerah Pangandaran, Ciamis.


Proses aktivasikarbon aktif                         Instalasi boiler berbahan bakar gas buang



Uji coba pemanfaatan karbon aktif di Balai Pembenihan dan Pembibitan Ikan Air Laut dan Payau di daerah Pangandaran, Ciamis



Hak Cipta © 2017 Badan Litbang ESDM
Badan Litbang ESDM
Jl.Ciledug Raya Kav.109 - Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan 12230 Indonesia
Telp. +62 (021) 72798311 Fax. +62 (021) 72798202