Arsip Berita



Aplikasi Monika: Pantau Kinerja Keuangan dan Layanan BLU Secara Realtime

Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral meluncurkan aplikasi Monitoring Kinerja (Monika) Badan Layanan Umum (BLU) Badan Litbang ESDM di Bandung, (1/7) 2020. 

Peluncuran aplikasi ini ditandai secara simbolis dengan penyerahan buku tutorial penggunaan Aplikasi Monika dari Sekretaris Badan Litbang ESDM, Yuli Rachwati kepada Kepala Badan LItbang ESDM, Dadan Kusdiana, di sela-sela Rapat Kerja Semester I Badan Litbang ESDM di Puslitbang Tekmira Bandung.


Yuli menjelaskan pembuatan aplikasi ini dilatarbelakangi oleh hasil penilaian kinerja BLU Balitbang ESDM dan arahan dari Direktorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK BLU) pada akhir tahun 2019 terhadap pengelolaan BLU di lingkungan Badan Litbang ESDM. 


Yuli menambahkan sebenarnya Satker BLU LEMIGAS telah mengembangkan Sistem Integrasi JLT-BSC-SAK sejak bulan Juni 2018. Aplikasi online ini untuk memberikan pelayanan dan informasi satu pintu untuk memudahkan pelanggan, monitoring kinerja sumber daya manusia, monitoring penggunaan alat dan bahan, serta pengarsipan dokumen.

“Baru satu unit BLU yang menerapkan monitoring kinerja secara online, seharusnya semua satker BLU di Badan Litbang ESDM harus terintegrasi dalam satu sistem” terang Yuli.


Untuk menindaklanjuti hasil penilaian kinerja dan masukan tersebut, Kepala Badan Litbang ESDM menilai perlunya percepatan penyelesaian modernisasi pengelolaan BLU Badan Litbang ESDM secara terintegrasi, yang kemudian membentuk Tim Modernisasi BLU Badan Litbang ESDM. Tim ini diketuai oleh Kepala Bidang Program Puslitbang Geologi Kelautan, Mufdi Firdaus. 

Mufdi menjelaskan aplikasi ini menjadi sebuah tools bagi Dewan Pengawas/Pembina Teknis dan Pimpinan BLU untuk memonitor secara realtime kinerja keuangan dan layanan BLU, mulai dari target pendapatan, data terkontrak, invoice, realisasi, pengeluaran, surplus, hingga data piutang. 




Aplikasi Monika yang dibangun dengan bahasa pemograman PHP ini dapat terintegrasi denga aplikasi JLT-BSC-SAK yang telah ada sebelumnya pada Satker BLU Lemigas.


“Ada 146 komponen/modul sebagai input data pada aplikasi ini, mulai dari data target pendapatan, jenis layanan, kode penerimaan, data klien, data kontrak, termin pembayaran, pengajuan biaya operasional, pengajuan tagihan, cetak invoice/kuitansi, data penerimaan, data dan realisasi purchase order (PO), dan realisasi pengeluaran” papar Mufdi. 


Lebih lanjut Mufdi menguraikan, aplikasi ini telah dikoordinasikan dengan Biro Keuangan KESDM dan Pusat Data dan Informasi KESDM agar dapat terintegrasi nantinya dengan aplikasi e-PNBP Kementerian ESDM yang sedang dibangun. Saat ini Pusdatin KESDM juga tengah melakukan pengujian UAT (user acceptance test) untuk memastikan aplikasi ini bisa dioperasikan secara penuh, bila nantinya akan ditempatkan pada server Pusdatin KESDM. Aplikasi menggunakan bahasa pemprograman PHP, agar mudah diintegrasikan dengan aplikasi keuangan yang telah ada pada Kementerian ESDM (SIDARA dan AMORA) serta dengan aplikasi BIOS pada Kementerian Keuangan. 


Dadan mengapresiasi aplikasi yang dibangun ini dan diharapkan dapat dikembangkan lagi, salah satunya dengan menambahkan fungsi 'alarm'. Fungsi ini akan memberikan peringatan, misalnya bila perbandingan antara penerimaan dan pengeluaran, invoice berbanding piutang, sudah tidak seimbang. Selain itu perbaikan pada duplikasi input data perlu dihindari terutama pada invoice maupun pengeluaran, perbaikan penamaan dashboard pada sisi penerimaan, dan resume dashboard ditambahkan rekap invoice realiasi. 


"Pada dua minggu mendatang, saya akan mengecek kembali data secara detail, sehingga saya harapkan rekan-rekan admon dan operator aplokaso dapat menginputkan data-datanya secara riil", pungkas Dadan.




Hak Cipta © 2017 Badan Litbang ESDM
Badan Litbang ESDM
Jl.Ciledug Raya Kav.109 - Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan 12230 Indonesia
Telp. +62 (021) 72798311 Fax. +62 (021) 72798202