Arsip Berita



Dukung Konversi Motor Listrik sebagai Wujud Aplikasi Energi Bersih di Lingkungan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, mengungkapkan bahwa menggunakan kendaraan motor listrik membawa beberapa keuntungan. 

"Selain lebih ramah lingkungan, motor listrik juga menghemat devisa dan memberikan energi bersih," ujar Arifin pada Seremoni Program Konversi Sepeda Motor Penggerak BBM menjadi Motor Listrik di Jakarta, Kamis (17/3).

Target pemerintah pada tahun 2030 membuat konversi kendaraan tersebut diharapkan dapat dilakukan secara masif. Permintaan sepeda motor baru setiap tahun sekitar 6 juta unit. Jika dikalkulasikan, konversi terhadap 110-120 juta motor listrik akan berdampak pada penghematan yang signifikan. Tak hanya bagi negara tetapi juga pengguna motor listrik itu sendiri.



Usai mencoba sepeda motor listrik, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial, menyampaikan bahwa Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan dan EBTKE (P3TKEBTKE) bekerja sama dengan SMK dan bengkel UMKM. Untuk meningkatkan kapasitas dan pemberdayaan UMKM, Kementerian ESDM bersama Kementerian UMKM melakukan perluasan kerja sama.

Sejalan dengan Menteri ESDM, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa keberadaan motor listrik mampu mengubah konsumsi energi. Jika semula berbasis impor yakni Bahan Bakar Minyak (bbm) menjadi berbasis domestik yaitu listrik.

PT PLN (Persero) berkomitmen mendukung program tersebut dengan menyediakan infrastruktur agar memadai dan tidak kelebihan daya pada saat dilakukan pengisian baterai.

"Saat ini, kondisi pasokan listrik sedang mengalami over supply di mana ada ketidakseimbangan antara ketersediaan daya dan kebutuhan masyarakat. meski begitu, kami terus berupaya agar ketersediaan listrik tercukupi sehingga pengisian daya baterai pada motor listrik tidak terkendala nantinya," ujar Darmawan. 

Ke depannya, pengisian daya baterai motor listrik mampu dilakukan di rumah masing-masing penggunanya. Darmawan menambahkan bahwa akan ada mekanisme promo pada jam tertentu sehingga masyarakat tidak perlu membayar mahal pada saat mengisi daya baterai tersebut.

"Mulai dari jam 10 malam hingga 5 pagi akan ada diskon sebesar 30% untuk tarif listrik per KWh, di mana semula sebesar Rp 1.469 per KWh menjadi 1000 sekian rupiah," pungkas Darmawan. (WP/ER)


Hak Cipta © 2017 Badan Litbang ESDM
Badan Litbang ESDM
Jl.Ciledug Raya Kav.109 - Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan 12230 Indonesia
Telp. +62 (021) 72798311 Fax. +62 (021) 72798202