Arsip Berita



Hasil Litbang Survei Geologi Kelautan untuk Ketahanan Energi
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan menjelaskan energi laut dan sumber daya laut di Indonesia sangat melimpah dan punya potensi besar dalam memberikan manfaat bagi negara. 

Saat membuka Seminar Hasil Litbang Geologi Kelautan di Perairan Jawa Timur dan Bali (2/9), Hedi menekankan, hasil penelitian dan pengembangan survei geologi kelautan yang dilaksanakan Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan punya kontribusi besar terhadap ketahanan energi dan harus dipikirkan cara pemanfaatannya. 

Dalam seminar ini, tiga pakar P3GL menyampaikan paparan tentang potensi energi yang berada di kawasan perairan Jawa Timur dan Bali, yaitu Joni Widodo, Ai Yuningsih dan Susilo Hadi. 

Perekayasa Madya P3GL, Joni Widodo menjelaskan Indonesia sangat kaya dengan potensi gas biogenik (CH4) dan dapat ditemui di berbagai wilayah perairan yang sangat luas. Joni optimis pada masa depan gas biogenik akan menjadi sumber daya energi alternatif, selain gas konvensional. Gas biogenik adalah gas yang terbentuk oleh proses methanogenesis. Gas biogenik terjadi pada fase awal pematangan batuan induk atau pada saat batuan mengalami proses diagenesis. 

Joni memaparkan gas biogenik dapat ditemukan di laut, perairan laut dangkal maupun rawa-rawa. Ada yang hanya berupa spot wilayah kecil dan ada pula yang meliputi wilayah yang luas. Belum banyak penelitian yang dilakukan secara komprehensif. Diharapkan ada kerja sama untuk mengembangkan potensi ini, sehingga dapat dieksploitasi untuk menambah pasokan gas di tanah air. 

Penelitian tentang gas biogenik dilaksanakan oleh Kelompok Pelaksana Penelitian dan Pengembangan (KP3) Eksplorasi Site Survey Infrastruktur Migas (ESSI Migas). Untuk wilayah Jawa Timur dan Bali, salah satunya adalah di perairan timur laut Madura dan Madura Selatan.   

Penelitian gas biogenik di Jawa Timur difokuskan di perairan timur Laut Madura dan Madura Selatan. Berdasarkan survei geologi kelautan di perairan timur Laut Madura disimpulkan bahwa terdapat gas biogenik pada kedalaman 250-1000 meter di bawah muka laut. Gas tersebut dalam bentuk lensa-lensa, tidak menerus dan tersebar. Gas biogenik ini berasal dari formasi batuan tua dan muda (Mio-Pliosen dan Plio-Plistosen). Akumulasi gas biogenik dibatasi oleh pembentukan sesar-sesar naik, geser, normal, dan reaktivasi sesar. Trap gas biogenik Mio-Pliosen berada di batas tinggian, sedangkan di Plio-Plistosen berada di batas rendahan. 

Penelitian gas biogenik di perairan Madura Selatan menyimpulkan bahwa gas biogenik berada pada kedalaman 0-50 meter di bawah muka laut. Gas ini dapat dikenali langsung di permukaan sedimen hingga lensa lensa sedimen bawah permukaan.  Gas biogenik di perairan ini terbentuk dari lapisan lempung pada kedalaman 30-50 meter dan merembes ke permukaan dasar laut. Untuk mengetahui, apakah ada gas dari lapisan lebih dalam, masih diperlukan penelitian lebih detail tentang pengaruh sesar terhadap konsentrasi gas biogenik. Untuk mendapatkan informasi potensi yang lebih akurat, masih memerlukan data seismik dan pemboran yang lebih dalam sehingga diketahui pelamparan gas secara horisontal dan vertikal.

Penyelidik Bumi Madya P3GL, Ai Yuningsih menjelaskan Kelompok Pelaksana Penelitian dan Pengembangan Energi Kelautan dan Kewilayahan P3GL sudah melakukan penelitian potensi energi laut sejak tahun 2009. Hasil penelitian ini juga diminati sejumlah pihak dan sudah ada yang digunakan sejumlah perusahaan. 

Ai menjelaskan survei geologi kelautan di perairan Bali yang difokuskan di pantai Sanur, Jembrana, dan Nusa Penida. Perairan Bali hanyalah sebagian survei energi laut yang dilakukan P3GL. Energi arus laut yang paling berpotensi meliputi wilayah Bali sampai Nusa Tenggara Timur (NTT). Potensi energi arus laut yang terbesar berada di perairan Selat Larantuka. Saat ini PT Tidal Bridge Indonesia dan Pemerintah Provinsi NTT sedang menyiapkan pembangunan tidal bridge, yakni jembatan yang terintegrasi dengan turbin yang akan menghasilkan energi listrik. 



Hak Cipta © 2017 Badan Litbang ESDM
Badan Litbang ESDM
Jl.Ciledug Raya Kav.109 - Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan 12230 Indonesia
Telp. +62 (021) 72798311 Fax. +62 (021) 72798202