Arsip Berita



Inovasi Gasmin Masuk 10 Finalis PGN Energy Startup Competition 2019
Teknologi gasifikasi mini batubara karya Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara (Gasmin) kembali menoreh prestasi, setelah terpilih sebagai satu dari 10 finalis dalam PGN Energy Startup Competition 2019 di Jakarta. Pada acara bertema "Inovasi Gas dan Energi Terbarukan" ini, peneliti Puslitbang Tekmira yang tergabung dalam tim Gasmin mengikuti bootcamp bersama para pendiri start-up maupun bisnis, serta individu dan tim dari berbagai sektor yang mengembangkan inovasi di bidang gas dan energi terbarukan di Bogor dari tanggal 26 s.d. 28 November 2019. 

Pada pitching day (29/11) Tim Gasmin yang dipimpin Ade Tasmi mempresentasikan produk yang sudah ditingkatkan selama Bootcamp kepada dewan juri dan jajaran direksi PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Ade Tasmi menjelaskan inovasi Gasmin merupakan jawaban bagi industri kecil menengah padat energi (IKM PE), yang membutuhkan energi yang terjamin pasokannya dengan cara mengkonversi batubara dan biomassa padat menjadi syngas yang bisa dimanfaatkan langsung seperti LPG atau solar. Gasmin merupakan salah satu solusi bagi agar dapat menghemat biaya energi bersih secara murah dan menghemat keuangan negara berkat kontribusi dalam mengurangi impor LPG.  

Gasmin generasi III menyasar industri kecil menengah padat energi (IKM PE), terutama yang belum terlayani jaringan pipa gas PGN dan menggunakan energi secara terus menerus minimaal lima jam per hari. IKM PE dimaksud adalah pengguna boiler (pabrik tahu/tempe atau makanan) pengguna tungku tegak (peleburan alumunium, pelorotan batik), oven (pengering hasil pertanian) atau budidaya jamur (sterilisasi media). 



Tim teknis Gasmin bersama Dinas ESDM Jawa Barat telah mengidentifikasi IKM PE di berbagai wilayah di Pulau Jawa. Ada sekitar 236.000 IKM PE di Pulau Jawa dengan nilai pasar Rp.9,7 triliun, dan 12.530 di antaranya tersebar di lima kabupaten di Provinsi Jawa Barat dengan nilai pasar Rp.516 milyar. IKM PE yang masuk kualifikasi potensial sebagai pengguna Gasmin (serviceable market) sebanyak 5.884 industri dengan nilai pasar Rp.516 milyar. Ade menambahkan ada 5.884 IKM yang tertarik menggunakan Gasmin sehingga market share Gasmin bernilai pasar sekitar Rp.57 milyar.

Berdasarkan data tersebut Badan Layanan Umum (BLU) Tekmira menawarkan konsep bisnis pemanfaatan Gasmin dengan menggandeng mitra, diantaranya suplier batubara, perusahaan kelapa sawit, bengkel produksi alat dan perusahaan logistik. Para IKM PE tidak perlu mengalokasikan biaya untuk investasi gasmin karena dapat menggunakan gasmin secara gratis, asalkan memenuhi ketentuan yang disepakati dengan para mitra. Calon mitra yang sudah berminat dalam kerja sama operasional (KSO) ini adalah Nurutama Energy.

Teknologi gasmin menghasilkan pembakaran yang efisien sehingga biaya energi berkurang hingga 60 persen. Emisi yang dihasilkan cukup rendah dengan kadar abu dan tar yang terkendali. Peralatan gasmin cukup aman bagi industri kecil karena tekanan gas rendah dan mudah dioperasikan. IKM tidak perlu khawatir dengan pasokan bahan bakar karena dapat dibeli secara ritel dengan pembelian minimal 10 karung bahan bakar. 
BLU Tekmira juga memberikan layanan operator yang terlatih. Konsumen juga akan didampingi tim pelatih yang memberikan pendampingan mulai dari instalasi hingga perawatan alat. BLU Tekmira bersama para mitra akan membangun rantai pasok bahan bakar dengan suplier batubara dan perusahaan kelapa sawit. Bila rantai bisnis sudah terbangun, mitra KSO akan mendapat revenue dari penjualan bahan bakar batubara. 
BLU Tekmira juga berkomitmen untuk membangun sinergi dengan IKM dengan memberikan pelatihan, layanan purna jual termasuk layanan pengantaran bahan bakar. Penggunaan Gasmin  makin simpel karena BLU Tekmira juga telah membangun aplikasi layanan pelanggan, yang memudahkan pelanggan mengecek seluruh layanan secara online. 


Hak Cipta © 2017 Badan Litbang ESDM
Badan Litbang ESDM
Jl.Ciledug Raya Kav.109 - Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan 12230 Indonesia
Telp. +62 (021) 72798311 Fax. +62 (021) 72798202