Arsip Berita



Kepala Badan Litbang Melepas PNS yang Memasuki Masa Purnabakti Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana menjelaskan tahun ini Badan Litbang ESDM akan mengalami beberapa transformasi yang cukup besar.

Hal ini disampaikan saat menyerahkan surat Keputusan Menteri ESDM mengenai Pensiun kepada empat pegawai negeri sipil di lingkungan Badan Litbang ESDM, terhitung tanggal 1 Februari 2020 di Jakarta (31/1).

Yang pertama adalah penyederhanaan organisasi. Sebagian pejabat struktural akan mengalami tranformasi jabatan. Dadan berharap penyederhanaan ini diharapkan tidak menghilangkan fungsi kerja yang sebelumnya.

Perubahan kedua adalah transformasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)/Kementerian Riset dan Teknologi. Proses integrasi tersebut masih dalam tahap pembahasan. Kegiatan Badan Litbang ESDM pun akan bersiap untuk merujuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Menurut Dadan, “Fungsi Badan Litbang ESDM akan tetap dan kontribusinya malah lebih besar lagi”.

Hal penting ketiga adalah fungsi khusus unit kerja pada Badan Litbang ESDM sebagai Badan Layanan Umum (BLU) tentunya juga akan bertransformasi ke dunia yang baru.

Peraturan Presiden RI yang mengatur hal ini paling cepat akan diterbitkan pada Maret 2020 dan akan dilaksanakan dalam satu tahun.

Usai menyerahkan SK pensiun, Dadan memaparkan bahwa tahun ini ada 49 PNS Badan Litbang ESDM yang berakhir masa tugasnya. Empat PNS yang memasuki purna bakti adalah Dwi Purwanto (Sekretariat Badan Litbang ESDM), Andi Riswandi dan Narso (PPPTMGB “LEMIGAS”), serta Widodo (Puslitbang Tekmira).

Dadan mengungkapkan hasil survei terhadap orang yang memasuki pensiun, bahwa sembilan dari sepuluh orang yang disurvei menyatakan tidak siap menghadapi pensiun. Dadan menyampaikan agar para pegawai yang memasuki masa purna bakti terus beraktifitas dan jangan pernah merasa tua.

"Tetaplah merasa muda agar tetap sehat sehingga bisa terus memberi manfaat untuk keluarga, lingkungan dan masyarakat" pungkas Dadan.

Dadan juga menuturkan bahwa dimasa purna bakti akan lebih banyak aktifitas yang dilakukan, baik di lingkungan masyarakat sekitar maupun di organisasi yang lebih besar.

“Kita pensiun, bukan berarti berhenti beraktifitas, namun pindah komunitas dan alih kegiatan”, kata Dadan.  (ER)Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana menjelaskan tahun ini Badan Litbang ESDM akan mengalami beberapa transformasi yang cukup besar.

Hal ini disampaikan saat menyerahkan surat Keputusan Menteri ESDM mengenai Pensiun kepada empat pegawai negeri sipil di lingkungan Badan Litbang ESDM, terhitung tanggal 1 Februari 2020 di Jakarta (31/1).

Yang pertama adalah penyederhanaan organisasi. Sebagian pejabat struktural akan mengalami tranformasi jabatan. Dadan berharap penyederhanaan ini diharapkan tidak menghilangkan fungsi kerja yang sebelumnya.

Perubahan kedua adalah transformasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)/Kementerian Riset dan Teknologi. Proses integrasi tersebut masih dalam tahap pembahasan. Kegiatan Badan Litbang ESDM pun akan bersiap untuk merujuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Menurut Dadan, “Fungsi Badan Litbang ESDM akan tetap dan kontribusinya malah lebih besar lagi”.

Hal penting ketiga adalah fungsi khusus unit kerja pada Badan Litbang ESDM sebagai Badan Layanan Umum (BLU) tentunya juga akan bertransformasi ke dunia yang baru.

Peraturan Presiden RI yang mengatur hal ini paling cepat akan diterbitkan pada Maret 2020 dan akan dilaksanakan dalam satu tahun.

Usai menyerahkan SK pensiun, Dadan memaparkan bahwa tahun ini ada 49 PNS Badan Litbang ESDM yang berakhir masa tugasnya. Empat PNS yang memasuki purna bakti adalah Dwi Purwanto (Sekretariat Badan Litbang ESDM), Andi Riswandi dan Narso (PPPTMGB “LEMIGAS”), serta Widodo (Puslitbang Tekmira).

Dadan mengungkapkan hasil survei terhadap orang yang memasuki pensiun, bahwa sembilan dari sepuluh orang yang disurvei menyatakan tidak siap menghadapi pensiun. Dadan menyampaikan agar para pegawai yang memasuki masa purna bakti terus beraktifitas dan jangan pernah merasa tua.

"Tetaplah merasa muda agar tetap sehat sehingga bisa terus memberi manfaat untuk keluarga, lingkungan dan masyarakat" pungkas Dadan.

Dadan juga menuturkan bahwa dimasa purna bakti akan lebih banyak aktifitas yang dilakukan, baik di lingkungan masyarakat sekitar maupun di organisasi yang lebih besar.

“Kita pensiun, bukan berarti berhenti beraktifitas, namun pindah komunitas dan alih kegiatan”, kata Dadan. 
Hak Cipta © 2017 Badan Litbang ESDM
Badan Litbang ESDM
Jl.Ciledug Raya Kav.109 - Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan 12230 Indonesia
Telp. +62 (021) 72798311 Fax. +62 (021) 72798202