Arsip Berita



Penyusunan Pedoman Casing Design, Well Barrier dan Integrity Untuk Keamanan dan Efisiensi Sumur Migas
Badan Layanan Umum Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi “LEMIGAS”, Badan Litbang ESDM bersama SKK Migas dan 31 KKKS yang beroperasi di Area Jawa dan Madura menyelenggarakan Focused Group Discussion tentang Penyusunan Pedoman Casing Design, Well Barrier dan Integrity Area Jawa dan Madura di Bandung 11 - 13 September 2019. Saat membuka acara ini (11/9) Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana menyampaikan perlunya pedoman penentuan casing design, well barrier dan well integrity untuk menetapkan persyaratan keselamatan dalam operasi pemboran minyak dan gas bumi agar sesuai dengan kaidah “good oilfield engineering practices”.

Penyusunan pedoman dilatabelakangi oleh beragamnya kebijakan terkait kebijakan kegiatan operasi pemboran. Selama ini setiap Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) mempunyai pedoman teknik pemboran sumur sendiri, sementara kegiatan ini penuh resiko, baik dari bawah permukaan, peralatan maupun sistem operasionalnya sendiri. Lebih lanjut Dadan menjelaskan banyak faktor yang mempengaruhi penentuan casing design, well barrier, dan well integrity, diantaranya kondisi geologi daerah pemboran, kedalaman sumur, tekanan, dan temperatur formasi batuan yang ditembus. Penentuan desain casing (casing design), well barrier, dan well integrity akan sangat menentukan kehandalan siklus produksi sumur pemboran minyak dan gas bumi, mulai dari pemboran, produksi, intervensi, dan penutupan sumur. Penentuan aspek ini perlu dilakukan secara tepat, agar diperoleh sumur yang aman, efisien, dan efektif. Bila terjadi kesalahan sedikit saja akan berdampak serius terhadap resiko keselamatan operasi dan biaya operasional. Dadan menambahkan, “Pedoman tersebut dapat diakses secara online untuk memudahkan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan SKK Migas dalam menentukan hasil dengan cepat, tepat sesuai speksifikasi teknis yang diperlukan”.

Di akhir sambutannya, Dadan berharap agar pedoman ini akan meminimalkan waktu tidak produktif (non-productive time) akibat kejadian tidak terduga dan meminimalkan resiko selama kegiatan pemboran, produksi, intervensi, dan plug abundant, serta akan membantu Para KKKS menjalankan kegiatan pengeboran eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi secara aman, on budget dan on time. FGD ini merupakan kerja sama (BLU) LEMIGAS dengan SKK Migas untuk membangun sinergi untuk mendukung kegiatan industri hulu migas nasional. Pedoman akan disusun berdasarkan data pemboran di seluruh Indonesia. Pengumpulan data tahun ini ditargetkan dari sumur KKKS yang beroperasi di area Jawa dan Madura. FGD kali ini menghadirkan narasumber Sudjati Rachmat (Program Studi Teknik Perminyakan ITB) dan Hari Setiadi (PT. Well Integrity Indonesia).

Hak Cipta © 2017 Badan Litbang ESDM
Badan Litbang ESDM
Jl.Ciledug Raya Kav.109 - Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan 12230 Indonesia
Telp. +62 (021) 72798311 Fax. +62 (021) 72798202