Arsip Berita



Rig Hirdolik LEMIGAS Selesaikan Uji Komisioning untuk  Pemboran Sumur Panas Bumi Cikakak Cisukarame
Modifikasi rig hidrolik LEMIGAS, Balitbang ESDM memasuki tahap akhir dan siap dioperasikan untuk pemboran Sumur CKK#1 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Cisolok, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Untuk memastikan kesiapan hasil modifikasi, LEMIGAS melakukan komisioning rig hidrolik LEMIGAS sebelum mobilisasi ke lokasi. Plt. Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana juga menyempatkan untuk mengikuti proses komisioning ini di Tangerang, Banten (26/6). 

Dadan menjelaskan kegiatan ini meliputi pengukuran, pengujian, pembuktian terhadap parameter yang ditetapkan. Hasil inspeksi ini akan dibandingkan dengan persyaratan khusus untuk menentukan apakah modifikasi tersebut sesuai dengan yang diharapkan.

“Uji komisioning meliputi fungsi rig unit (Rig Engine, Raising Line Sistem dan Air Sistem), sistem hoisting sistem sistem sirkulasi, kelistrikan dan perangkat keamanan”, sambung Dadan.

Hasil pengujian rig unit seperti Rig Engine, Raising Line Sistem dan Air Sistem dalam kondisi baik. Sistem hoisting (pengangkat) untuk kerek katrol (travelling block) bekerja tanpa hambatan.   Sistem ini berfungsi untuk memberikan ruang kerja yang cukup untuk pengangkatan dan penurunan pipa pemboran (drill string), penutup (casing) dan peralatan bawah tanah lainnya ke dalam lubang sumur, selama pemboran berlangsung. 

Sistem pengangkatan pada rig berperan penting mengingat sistem ini mendapat beban terbesar, baik secara vertikal maupun horizontal. Beban vertikal berasal dari beban menar, drillstring, casing string, sejumlah tegangan seperti dead line, fast line serta block. Beban horizontal berasal dari tiupan angin dan pipa pemboran yang disandarkan pada menara. Beban tersebut mempengaruhi sistem pengangkatan saat pemboran berlangsung. 

Sistem sirkulasi yakni pompa lumpur, mud agitator (pengaduk lumpur) dan pompa sentrifugal dalam kondisi baik dan telah terpasang dengan benar. Pompa Sentrifugal digunakan untuk memberikan atau menambah kecepatan pada cairan dan merubahnya menjadi tinggi tekan (head).



Sistem kelistrikan juga dapat berfungsi dengan baik, yakni perkabelan, generator dan penerangan. Untuk menjamin keselamatan kerja, peralatan keamanan (safety devices) tidak luput dari pemeriksaan dan dipastikan bekerja dengan baik, seperti traveling block, shut off engine dan emergency shut off. 

Koordinator Kelompok Pelaksana Penelitian dan Pengembangan (KP3) Teknologi Eksploitasi, Usman Pasarai memaparkan kegiatan ini merupakan persiapan akhir sebelum pelaksanaan pengeboran dan coring sumur eksplorasi panas bumi di WKP Cisolok-Cisukarame, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Di samping komisioning, tim LEMIGAS juga terus menyiapan material pemboran yang akam tiba di lokasi pemboran secara bertahap. Pembangunan infrastruktur di sumur CKK-1 untuk penempatan rig telah dimulai sejak tanggal 22 Mei 2021 dan kini sedang dalam tahap penyelesaian. Pembangunan infrastruktur weelpad meliputi pembuatan jalan dan gorong-gorong yang bersifat permanen ataupun sementara serta infrastruktur lainnya yang diperlukan untuk menunjang kegiatan.  

“Pembangunan wellpad yang segera akan dilakukan adalah pembuatan pos jaga, water pound, mud dan cutting pit, pengerasan area, pembuatan cellar dan pilling casing 9-5/8”, pengerasan dan pemasangan matting boards, pemagaran dan pembuatan saluran air, serta pembuatan septictank”, lanjut Usman. 

Usman berharap mobilisasi peralatan pemboran dapat segera dilakakukan. Peralatan yang disiapkan antara lain peralatan coring, casing, tubing serta line hanger.


Hak Cipta © 2017 Badan Litbang ESDM
Badan Litbang ESDM
Jl.Ciledug Raya Kav.109 - Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan 12230 Indonesia
Telp. +62 (021) 72798311 Fax. +62 (021) 72798202