Arsip Berita



Serah Terima Gasmin tekMIRA Untuk Dimanfaatkan CSR PT Minarak Brantas Gas Sidoarjo, 24/10/19, Gasifier Mini Batubara (Gasmin) Inovasi Teknologi bahan bakar ramah lingkungan milik Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara "tekMIRA"  diserahkan kepada PT Minarak Brantas Gas dan diberikan langsung ke IKM Telor Asin UD. Adon Jaya dan IKM Kerupuk di Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.

Kepala Badan Litbang ESDM Dadan Kusdiana dalam sambutannya menyampaikan “hal ini merupakan bentuk implementasi Teknologi Gasmin untuk IKM, setelah beberapa kali pengembangan Gasmin pertama yang dilakukan sejak tahun 2007 Gasmin terus mengalami pengembangan dan penyempurnaan hingga Gasmin Generasi Kedua sekarang yang lebih sederhana dari bentuk dan mudah pengoperasiannya”.



Teknologi ini telah digunakan dibeberapa IKM sejak tahun 2010 sampai dengan 2018 seperti IKM untuk pengeringan tembakau di Nusa Tenggara Barat, IKM tahu, minyak atsiri dan alumunium di Yogyakarta dan industri Batik di Tasikmalaya.

Tahun 2019 Gasmin telah dirasa manfaatnya oleh PT Uvision Daehyup Indo untuk industri pengeringan bubuk sabut kelapa (cocopit) yang penggunaannya sebagai oven (dryer).

Hari ini Gasmin tekMIRA diserahkan  kepada Direktur PT Minarak Brantas Gas, Ir. M. Husein, M.Sc, dengan kapasitas 10kg. Gasmin ini dimanfaatkan  oleh CSR PT Minarak Brantas Gas, yakni IKM Telur Asin- UD Adon Jaya milik Bapak Sulaiman di Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo dan IKM Kerupuk milik Ibu Muarofah di Desa Telasih, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.

Selaku penerima manfaat dari Teknologi Gasmin, Sulaiman menyanpaikan “setelah menggunakan Gasmin proses memasak telur asin menjadi lebih cepat 1 jam dari penggunaan kompor gas  sehingga lebih efisien, pengoperasian juga sangat mudah dan banyak menghasilkan  sumber panas yang rencananya pula Gasmin akan digunakan untuk pengovenan telor asin”.

Sama halnya dengan pengalaman Ibu  Muarofah dari IKM kerupuk, Sidoarjo, mengatakan “waktu memasak menggunakan Gasmin menjadi lebih cepat, selisih sekitar 1/2 - 1 jam dibandingkan kayu bakar, tidak ada asap/polusi dan katel memasak juga tidak hitam”.

Kepala Puslitbangtek Mineral dan Batubara, Drs. Hermansyah., M.Si mengharapkan kepada PT Minarak Brantas Gas untuk menambah unit Gasmin untuk IKM berikutnya, hal ini disambut baik oleh Direktur PT Minarak Brantas Gas, Ir. M. Husein “tahun yang akan datang kami akan menambah karena Gasmin ini merupakan teknologi bagus, pasti akan saya tambah” imbuhnya.

Efisiensi penggunaan Gasmin dibandingkan solar dan bahan bakar gas sebesar 38,97% dengan rata-rata pemakaian solar sebesar 17 liter/hari, sedangkan dibandingkan dengan gas LPG 3 kg sebesar 28,69% dengan rata-rata pemakaian solar sebesar 8 tabung/hari. “Dengan menggunakan Gasmin Lingkungan Baik dan Profit Naik”.

Pada kesempatan tersebut Kepala Badan Litbang ESDM, menyampaikan saran untuk peluang pengelolaan kotoran ternak bebek menjadi biogas diwilayah Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, yang harus didukung oleh perangkat daerah setempat dan Dinas Lingkungan Hidup Sidoarjo.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Kebonsari, Imam Saruzi, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sidoarjo, Sigit Setyawan, serta jajaran pejabat administrasi di lingkungan Bappeda Kabupaten Sidoarjo.

Hak Cipta © 2017 Badan Litbang ESDM
Badan Litbang ESDM
Jl.Ciledug Raya Kav.109 - Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan 12230 Indonesia
Telp. +62 (021) 72798311 Fax. +62 (021) 72798202